Mar 2, 2018

Explore Jawa Timur : Melancong ke Telaga Sarangan, Magetan

View Telaga Sarangan dengan latar Penginapan di kaki Gunung /foto doc-pri
Suatu saat di bulan ramadhan sekitar tahun 2011, saya berkesempatan liburan melancong ke Magetan, Jawa Timur. Saat ini saya memang lumayan lama stay di Jawa Timur, tepatnya di daerah Kediri, menurut jadwal sekitar 2 bulan kurang saya mengikuti kelas Bahsa Inggris untuk mendapatkan pengalaman belajar bahasa inggris di tempat yang terkenal dengan Kampung Inggris.


Di sela-sela pembelajaran, hampir tiap weekend saya asik escape ke beberapa destinasi wisata baik di sekitar Kediri, maupun tetangganya. Saat ini saya mengandalkan beberapa teman yang tergabung di Kompasiana. Magetan saya pilih, karena saat ini saya ikut kopdar sekaligus buka bersama bareng Kompasianer Magetan dan esoknya saya berkesempatan jalan-jalan di lokasi wisata sekitar Magetan.

Telaga Sarangan melalui Google Map
Talaga Sarangan, menurut Wikipedia Indonesia merupakan telaga alami yang ada di lereng Gunung Lawu, gunung yang cukup terkenal di Jawa Timur dengan ketinggian sekitar kurang lebih 1200 m diatas permukaan laut. Untuk mencapai tempat tersebut saya menggunakan sepeda motor pinjaman dari salah seorang Blogger Kompasiana di Magetan yang saya lupa namanya (kalo inget saya update dan masukin link bloggernya) dan ditemani seorang guide dadakan dan juga blogger kompasiana bernama Fawaizzah Wati (blognya masih idup gk kamu nduk?). 

Telaga ini berjarak sekitar 16 kilometer arah barat kota Magetan. Telaga ini luasnya sekitar 30 hektare dan berkedalaman 28 meter. Dengan suhu udara antara 15 hingga 20 derajat Celsius, Telaga Sarangan mampu menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya, -Wikipedia.


Jalan dikaki Bukit menuju Telaga Sarangan

Telaga Wurung atau kini disebut Telaga Wahyu
Untuk mencapai Talaga Sarangan, kita harus menyusuri jalan berliku dan melewati sebuah Telaga yang tak kalah indahnya bernama Telaga Wahyu atau dulu namanya telaga Wurung. Entah kenapa perubahan nama itu terjadi, sempat mendapatkan penjelasan waktu itu namun lagi-lagi saya sudah sangat lupa atas cerita ini.

Sesampainya di Lokasi Wisata Telaga Sarangan, karena memang bulan puasa dan bukan hari libur, maka di lokasi wisata tidak begitu ramai walau masih terlihat aktivitas jual beli disekitar telaga baik jualan merchandise maupun makanan khas yang bisa dipesan dan disantap langsung bagi yang tidak berpuasa.

Mencoba menelusuri telaga sarangan dengan SpeedBoat

Pak Pardi sang Driver Speedboat
Saya menyempatkan untuk menelusuri Telaga dengan menggunakan Speedboat yang dikendarai driver handal bernama Pak Pardi. Sepanjang memutari telaga, Pak Pardi bercerita tentang mitos-mitos yang ada di Telaga Sarangan dan juga kisah pengalaman beliau selama menemani para pelancong dalam menikmati Telaga Sarangan.

Keindahan Telaga Sarangan tentunya menjadi kenangan tersendiri bagi saya saat menikmati Pesona Indonesia yang tak mampu diungkapkan dengan kata-kata, yang pasti saya tak bosan untuk terus akan menyusuri dan menjelajahi Pesona Indonesia dengan Melancong ke setiap destinasi di Nusantara.

2 comments:

Titik Asa said...

Wah telaga Sarangan...
Keren akang mah banyak perjalanan wisatanya... lanjut ditulis Kang, seneng saya baca dan lihat fotonya...

Salam,

Kang Geri said...

hatur nuhun kang @titik asa tos mampir ...

insyaAllah kapayuna hoyong konsisten posting dari foto2 perjalanan saya selama ini kang