Melancong sambil menjadi Relawan Saka Telematika

Kegiatan melancong itu mengasyikan, khsusunya bagi saya tentunya yang mulai menggunakan label pelancong malas. Tiap wiken akhirnya banyak yang bertanya, "kang gery melancong kemana nih akhir pekan ini?" dan dengan polosnya saya jawab, tergantung tingkat kemalasan saya sih, soalnya ketika malas sudah diubun-ubun maka saya akan terbang kesana kemari, atas ajakan melancong teman juga sih.

Nah, Seminggu yang lalu saya diundang oleh teman-teman Relawan TIK Jawa Barat yang saat itu mengikuti kegiatan Raimuna Daerah Jabar yang ke XII di Bumi Perkemahan Kiarapayung -Sumedang. Loh, saya menjadi pramuka? bisa disebut gitu sih, yah minimal saya mengingat kembali kegiatan pramuka yang saya pernah ikuti saat SD hingga SMP kelas 2, ya Saya seorang pramuka penegak yang kandas ditengah jalan karena kebijakan organisasi waktu itu tidak pro multi organisasi.

Sekarang jadi pramuka apa?
Saya masih aktif sebagai relawan TIK baik tingkat Jawa Barat dan di Sukabumi sebagai basis saya sendiri. Nah, ternyata saat ini sudah di gagas oleh Kwarda Jabar yang bekerja sama dengan Telkom sebagai inisiator-nya untuk membentuk Saka baru di Pramuka dengan nama Saka Telematika. Nah, Saka telematika inilah pramuka yang saya geluti saat ini.

Bagaimana cerita tentang Satuan Karya baru di Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat ini? tunggu di Artikel Selanjutnya ya, soalnya saat ini ide menulisnya baru sampe ini aja :D 

Melancong Yuk Ke Amerika Melalui Cianjur bersama AkademiBerbagi

Dua minggu yang lalu, tepatnya hari Sabtu di tanggal yang saya lupa, dan males nginget dan ngecek ke twitter nya ^_^.  Nah, saat itu ada event keren yang saya ikuti, dan jadi tonggak semangat untuk kembali aktif dalam kegiatan relawan.

Tahu kan kalian akber? atau kepanjangannya yaitu Akademi Berbagi? yah sebuah kegiatan edukasi berjejarin nasional yang diselenggarakan secara sukarela dengan sifat non profit. Digawangi oleh pemilik akun @pasarsapi, kini kegiatan ini dilaksanakan hampir disetiap kota besar di Indonesia. Kegiatan ini walau diselenggarakan secara gratis tidak mengurangi nilai edukasinya yang sangat bermanfaat serta bermutu tinggi. 

Oh iya, acara dua minggu itu merupakan kegiatan @AkberCianjur yang langsung dikunjungi ibu Ainun Khomsun sang rektor dari AkademiBerbagi.Org. Materi yang dibawakan tidak kalah pentingnya yaitu "belajarlah sampai ke Amerika", nah loh kok mirip hadist ya!.

Jadi, AkberCianjur kali ini berbagi tentang pentingnya bermimpi, dan membuktikan mimpi itu dengan proses yang optimis. Mbak Ainun yang lebih dikenal dengan akun twitter @pasarsapi ini menjelaskan bagaimana beliau bisa sampai ke Negeri Paman Sam melalui kegiatan relawan yang berawal dari mimpinya untuk pergi ke kota NewYork.


Hadir di kegiatan itu beberapa penggiat AkademiBerbagi dari Cianjur, Bekasi dan saya sendiri yang sedang merintis AkademiBerbagi #Sukabumi. Ya, saya hadir juga dalam rangka mohon ijin bila #Sukabumi juga bisa terlibat dalam kegiatan Akber seperti kota-kota lain di Nusantara. Dalam Acara ini juga melibatkan beberapa siswa/i MTs Yaspi Cianjur yang begitu antusias mendengar cerita tentang kepergian mbak Ainun ke Amerika dan kegiatan relawan yang menghantarkannya kesana.

Tak Sabar saya ingin juga cerita berbagi ini hadir di #Sukabumi, dan tentunya impian itu akan segera tiba dengan yakin, usaha dan sampailah kita ke #AkberSukabumi tentunya. Doain yaaa

Bangkitkan jiwa balap sejati bersama performa tak tertandingi New Honda Blade S


Kabar gembira buat kalian biker yang menyukai dunia balap, atau minimal kesengsem sama motor balap sekelas GP yang tiap minggu sore dipantengin di salah satu TV Swasta. Sebagai penyuka balap, tau kan siapa jawaranya? Yah, si Stoner dan tentunya MotoGP Honda RC 212V sebagai tunggangannya hingga beberapa kali juara di medan pertempuran para biker kelas dunia.

Nah, kabar gembiranya adalah, PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai produsen motor Honda ngeluarin secara resmi varian baru dari Honda Blade setelah sebelumnya punya New Honda Blade R. Tadaaaa … dan hadirlah New Honda Blade S dengan Performa racing dengan desain body yang terinspirasi dari bentuk dan lekuk tajam aerodinamis MotoGP Honda RC 212V, yang artinya makin membuat suasana pembalap seperti yang dirasakan pada New Honda Blade R yang terbukti sebagai motor performa juara bergaya racing dan sporty, dan sekarang makin terjangkau dengan keluarnya New Honda Blade S dengan harga yang hanya 13jutaan saja, kemudian kamu bisa menikmati dan membawa pulang motor rasa pembalap ini, paket hemat banget kan untuk sekelas motor sporty yang mewah ini!

AHM untuk mengokohkan New Honda Blade S ini sebagai Motor Performa Juara untuk semua, tentunya produk baru ini sudah di lengkapi dengan berbagai fitur terbaru dengan keunggulan-keunggulan yang bikin kamu tak sabar untuk memilikinya. Nah, biar kamu nggak penasaran gimana fitur terbaru dan keunggulan New Honda Blade S ini, simak tulisan ini sampe akhir ya. 


Untuk membangkitkan jiwa pembalap sejati, AHM sengaja mengeluarkan varian striping dan warna baru yang bangkitkanjiwa balapmu. Varian pertama yaitu Sporty RWB (Red, white, Blue) semakin mengokohkan sebagai the real sport bike yang sporty dan mewah. Kemudian varian warna Winning Red yang merupakan perpaduan warna hitam dan merah dan terus terang gw sebagai pecinta warna merah dan hitam, kesengsem banget dengan varian ini :D. Dan varian terakhir adalah Rapid Violet 



Sebagai Motor yang dikenal irit, Honda tentunya tetep mempertahankan image itu di varian baru Honda bladenya. New Honda Blade S di luncurkan dengan performa yang memberikan inspirasi dan tetep sebagai andalannya yang irit bahan bakar. Hal ini dikarenakan Titik sentral performa garang New Honda Blade S adalah mesin 110cc SOHC berbasis EFT [Efficient & low-Friction Technology], memberikan tenaga lebih besar yang tetap irit bahan bakar. Mesin ini disempurnakan dengan menggunakan teknologi HVIC (Honda Variable Ignition Control Technology) yang membuat proses pengapian mesin pada motor lebih efisien, tarikannya bertenaga, namun tetap hemat bahan bakar. Selain itu, blok mesin dilengkapi dengan pelindung panas yang menyatu, dipadukan dengan knalpot sporti berlapis krom sehingga mampu menunjang tampilan bergaya motor besar. 

Yang gw seneng dari varian baru ini yaitu bikin nambah kepercayaan diri pengendara, sehingga jiwa pembalap sejati makin kerasa kalo make motor ini. Gimana nggak coba, varian yang mulai diperkenalkan Oktober tahun ini melakukan evolusi sebauh desain racing dan sporty berkarakter MotoGP yang selama ini gw dan mungkin kamu juga hanya bisa tonton di televisi sampe mupeng. Pada New Honda Blade S ini terlihat yang paling ditonjolkan adalah desainnya yang benar2 baru, seperti Tail Light dan Rear, Bagian Sayap depan, dan 3D Leg Shield yang membuat tampilan menjadi lebih sporty, desain  muffler yang tampak lebih berisi juga menjadi nilai tambah, ditambah lagi cakram belakang yang sudah diaplikasikanbagasi yang besar juga menjadi point penting bagi rider tentunya.   

Jadi, tak salah bila kamu Pecinta Motor Honda yang berjiwa pembalap untuk memiliki tunggangan gaya para juara MotoGP ini ya sahabat biker.


Memburu Signal Internet di Semua Tempat dan Keadaan

Ada Fakta yang tak pernah saya duga, ternyata agak sulit menghentikan Ngeblog! bahkan ketika saya mencoba lari dari dunia blogging ke dunia baru yang jauh berbeda di pedalaman Bangka sana sebagai Asisten lapangan Perkebunan Sawit, lagi-lagi saya kembali memilih weekend untuk di habiskan dengan ngeblog dipojokan warnet.

Ketergantungan Akses Internet lah yang membuat saya mengenal kota Muntok di Bangka Barat beberapa warung internet yang saya kunjungi membuat saya hapal pojok-pojok kota, pun ketika saya kembali menjalani kehidupan bebas saya ke Sukabumi, yang pertama saya cari adalah Warung Internet.

Blogging bukan sekedar share artikel, curhat kegiatan sehari-hari, berbagi tips dan menuliskan kisah-kisah yang biasanya dijadikan isi dari sebuah Blog. Blog adalah kehidupan itu sendiri, ketika sedih kita akan curhat securhatcurhatnya di blog kita, ketika senang kita bagikan kesenangan kita itu dalam artikel narsis dengan sedikit pamer. Atau saat kita menemukan hal baru, tentu akan sangat senang bila itu dibagikan kepada pembaca-pembaca kita. Apalagi kalo habis jalan-jalan, ini penting sekali berbagi cerita perjalanan, sekaligus membantu informasi suatu daerah kepada teman-teman yang mencarinya lewat google deskripsi suatu tempat wisata.

Di kota ini, walau pertamanya saya dipusingkan oleh ketersediaan lokasi yang ada akses internet cepat dan mudah membuat saya harus memburu tempat-tempat rekomended yang nyaman untuk berselancar sambil menikmati santai baik itu pagi, siang dan malam hari. Beberapa resto pun lalu jadi langganan saya untuk nongkrong dan menikmati minuman hangat sambil tetep bisa "blusukan" di dunia maya dengan cepat dan nyaman.

Pernah, saat itu saya sedang menikmati makan siang di sebuah foodcourt ternama di kota Sukabumi, tentunya saya memilih tempat yang ada colokan listrik, karena takut bila saya membutuhkannya maka saya tak perlu susah-susah. Tiba-tiba sebuah telp masuk dari Bos di Jakarta untuk segera mengirimkan email berisi data-data sekunder pekerjaan minggu ini, dan di Bos butuh segera. Sial nya, biasanya saya bawa modem, tapi malah ketinggalan. Iseng-iseng saya cek koneksi wifi di Laptop saya ternyata ada signal penuh koneksi internet, hmm keren nih, signal apa gerangan? 

Lima bar bertingkat warna hijau membuat galau tibatiba penuh semangat, signal wifi penuh begitu menggoda dan membuat saya senang karena si Bos pun akan senang dengan kiriman data dari saya. ohh ternyata FoodCourt itu sudah mendapat fasilitas wifi dari Indosat, yang kabar gembiranya itu wifi dibuka secara free. Oh senangnya, baru tau setelah saya googling, itu fasilitas wifi baru Indosat yang dinamakan Jaringan Indosat SuperWifi. Hmm pantes saya beberapa waktu yang lalu saat ngobrol-ngobrol dengan orang Indosat, mereka mau pasang superwifi itu dibeberapa tempat, dan saya mengusulkan dibeberapa tempat, sayangnya di tempat langganan ngopi saya di StreetCulture Coffee Bar belum dipasang, mudah-mudahan segera dipasang ya.

Emang kalo udah keranjingan Ngeblog, dan ketergantungan dunia internet, kebutuhan itu bertambah selain sandang, pangan, papan dan Internet! :D itu tentunya versi saya sih yang orang bilang si manusia Kabel dengan Port terminal listrik selalu tersedia di Tas, bagaimana menurut kalian?

Pantai Karang Hawu - Palabuhanratu


Pantai Karang Hawu yang ramai di waktu liburan merupakan salah satu tempat favorit warga lokal yang berlibur di Palabuhanratu. Pantai yang bersih dan biaya masuk yang gratis juga bisa jadi merupakan alasan bagi para pengunjung dibanding lokasi-lokasi pantai lain yang cenderung mengambil pungutan liar yang kurang bikin nyaman.

Lokasi KarangHawu yang ada di jalur Palabuhanratu - Cisolok juga memiliki fasilitas parkir yang cukup luas baik itu bagi kendaraan roda dua maupun roda empat. Lahan yang mirip taman juga disediakan untuk bersantai para pengunjung, bahkan ada spot foto yang bertuliskan "KarangHawu" membuat para pecinta foto bersemangat mengabadikan moment kunjungannya untuk di Share pada teman-temannya kelak saat pulang.

Sebelah kawasan wisata KarangHawu terdapat sebuah bukit yang cukup mistis, disana di yakini oleh penduduk sekitar sebagai tempat dimakamkannya Nyi Loro Kidul yang fenomenal itu, disana bahkan ada beberapa makam yang dikeramatkan sehingga Bukit itu sering dijadikan tempat Ziarah berbagai kalangan bukan hanya dari lokal Sukabumi, tetapi bahkan dari luar kota dan pulau.


Kisah Kedai Jagung dan Mudik yang Santai

Salah satu Kedai jagung di sepanjang jalan Bojong Lopang/koleksi Pribadi
Perjalanan 2 jam itu melelahkan, apalagi menyusuri jalanan yang berkelok-kelok sepanjang 70 km diantara hutan, bukit dan perkebunan yang memberikan nuansa hijau nan segar. Di kelokan yang kesekian, dan penat sudah begitu menyita benak, sebuah kedai sederhana memikat hati untuk mampir sejenak, atau mungkin bisa jadi akan lama bercengkerama memamah rasa.

Sebuah Jagung yang sudah di bakar, dan secangkir kopi telah siap menemani rehat di kedaijagung itu. ada 3 pasang mudamudi yang sama-sama mampir di kedai itu, begitu bahagia tampaknya bercengkerama diantara gigitan-gigitan butir jagung yang panas menggoda. 

Kawasan kedai-kedai Jagung sepanjang 500 meter itu memang menggoda, diantara liukan jalan beraspal bergelombang dan kirikanan perbukitan membuat kita ingin berhenti sejenak dari perjalanan jauh, kemudian menikmati alamnya tentu saja harus ada alasan yang bisa bikin berlama-lama, yah kedai jagung lah alasan itu.
 
 

Di Kedai ini kita bisa menikmati Jagung bakar dengan tambahan rasa bila kita inginkan, jagung rebus yang baru saja diangkat juga tersedia sambil nunggu jagung yang sedang dibakar, kopi berbagai merk silahkan seduh sendiri, dan minuman lain sebagai teman menikmati hidangan-hidangan yang dipesan. 

Harga menurut saya itu cukup pas di kantong, Rp 7000 untuk satu Jagung Bakar dan segelas kopi instan. Bila kamu ingin membawa sebagai oleh-oleh, bolehlah kalian beli jagung itu seharga 2000 per biji baik yang udah di rebus maupun masih mentah, dan tentunya untuk mendapatkan diskon, kalian cobalah nego dengan pesanan yang lebih banyak. 

Bila kita bertujuan ke Selatan Pajampangan, dan baru saja menempuh 35 kilometer dari pusat kota, tentu mampir sejenak juga tidak disalahkan, sambil kemudian ceck kendaraan dan alternatif isi bensin di POM yang berjarak 15 meter dari Kedai.


Oh iya, jagung yang ada di kedai itu berjenis jagung manis yang didapat dari pengumpul jagung yang berkeliling memasok bahan mentah ke kedai-kedai itu, tentu jangan harap jagung berasal dari kebun sendiri si pemilik kedai, karena omset hariannya memerlukan jumlah jagung yang tak terbatas pasokannya sehingga perhari si kedai haruslah menyediakan minimal satu karung jagung.



Kisah 4 Mahasiswa Korea Melancong ke Indonesia jadi RelawanTIK di Surade

Korea IT Volunteer berpose di Curug Cigangsa - Surade

Ini bukan laporan kegiatan, atau reportase untuk sebuah kegiatan internasional. Ini adalah kisah yang ingin saya sampai dengan cara menuturkan apa yang terjadi dengan keempat orang mahasiswa asal korea yang merelakan waktu dan uangnya untuk pengembangan TIK di Indonesia, Sukabumi khususnya.

suasana akrab di rumah penduduk

Apapun yang dimasak selalu suka
Saya akan menceritakan siapa mereka, keempat orang yang masih muda, punya kemampuan dalam TIK dan mau berbagi dengan kita yang masih terbatas untuk menyampaikan materi-materi TIK ke pelosok negeri. Mereka adalah Kim Hee Yoon (Bart), Kim Sung Jin (Edie), Cho Ju Hye (Yulie), Park Jin Sung (Aroon) dengan bekal pengetahuan teknologi ala Korea serta pengetahuan kebudayaan mereka berbaur di sukabumi mulai tanggal 7 juli sampai dengan 23 agustus 2012.

Sosialisasi di Acara MOS SMK BinaBangsa - Surade

Foto Bersama setelah Sosialisasi di MOS MAN Surade

Bersama Guru dan Staff SMAN 1 Surade

Kegiatan yang sudah berjalan, di Warnet Desa sudah terdapat 3 Kelas TIK yaitu kelas MS office yang berlangsung pukul 19.00 - 20.30 dengan jumlah siswa 7 orang dari warga sekitar Warnet. Kemudian siang pukul 15.00 - 16.30 terdapat kelas Foto Editing dengan siswa campuran antara Siswa SMA dan Guru yang mendaftar secara Mandiri. Dan yang terakhir kelas Ms Office untuk generasi muda lulusan SMA berjumlah 5 orang, kegiatannya dilaksanakan pukul 10.00 - 11.30 pagi hari.
Materi MS Powerpoint kelas Malam

didampingi penerjemah dalam materi 

Mendampingi langsung siswa dalam kelas

Semangat ngajar dikelas kecil

Di sela-sela waktu, #KIVSukabumi yang di dampingi relawan TIK Sukabumi berkunjung ke tempat-tempat wisata agar mampu menceritakan kepada dunia, khususnya negara mereka di Korea bahwa Sukabumi merupakan tempat yang indah. Ada banyak Tourism Area yang bisa mereka kunjungi dalam kegiatan mereka selama 1,5 bulan, sehingga bisa dilakukan di waktu luang mereka.

Berkesempatan Jalan-jalan dengan Guide Resmi UGTourism

Menikmati Keindahan Surade

Latar Curug CiGangsa yg exotic

bersambung lagi-

Kisah 4 Mahasiswa Korea Melancong ke Indonesia jadi RelawanTIK di Surade

Korea IT Volunteer berpose di Curug Cigangsa - Surade

Ini bukan laporan kegiatan, atau reportase untuk sebuah kegiatan internasional. Ini adalah kisah yang ingin saya sampai dengan cara menuturkan apa yang terjadi dengan keempat orang mahasiswa asal korea yang merelakan waktu dan uangnya untuk pengembangan TIK di Indonesia, Sukabumi khususnya.

suasana akrab di rumah penduduk

Apapun yang dimasak selalu suka
Saya akan menceritakan siapa mereka, keempat orang yang masih muda, punya kemampuan dalam TIK dan mau berbagi dengan kita yang masih terbatas untuk menyampaikan materi-materi TIK ke pelosok negeri. Mereka adalah Kim Hee Yoon (Bart), Kim Sung Jin (Edie), Cho Ju Hye (Yulie), Park Jin Sung (Aroon) dengan bekal pengetahuan teknologi ala Korea serta pengetahuan kebudayaan mereka berbaur di sukabumi mulai tanggal 7 juli sampai dengan 23 agustus 2012.

Sosialisasi di Acara MOS SMK BinaBangsa - Surade

Foto Bersama setelah Sosialisasi di MOS MAN Surade

Bersama Guru dan Staff SMAN 1 Surade

Kegiatan yang sudah berjalan, di Warnet Desa sudah terdapat 3 Kelas TIK yaitu kelas MS office yang berlangsung pukul 19.00 - 20.30 dengan jumlah siswa 7 orang dari warga sekitar Warnet. Kemudian siang pukul 15.00 - 16.30 terdapat kelas Foto Editing dengan siswa campuran antara Siswa SMA dan Guru yang mendaftar secara Mandiri. Dan yang terakhir kelas Ms Office untuk generasi muda lulusan SMA berjumlah 5 orang, kegiatannya dilaksanakan pukul 10.00 - 11.30 pagi hari.
Materi MS Powerpoint kelas Malam

didampingi penerjemah dalam materi 

Mendampingi langsung siswa dalam kelas

Semangat ngajar dikelas kecil

Di sela-sela waktu, #KIVSukabumi yang di dampingi relawan TIK Sukabumi berkunjung ke tempat-tempat wisata agar mampu menceritakan kepada dunia, khususnya negara mereka di Korea bahwa Sukabumi merupakan tempat yang indah. Ada banyak Tourism Area yang bisa mereka kunjungi dalam kegiatan mereka selama 1,5 bulan, sehingga bisa dilakukan di waktu luang mereka.

Berkesempatan Jalan-jalan dengan Guide Resmi UGTourism

Menikmati Keindahan Surade

Latar Curug CiGangsa yg exotic

bersambung lagi-

Liburan di Alam dengan Menikmati Caldera River Resort di Citarik

Villa Saung di Caldera River Resort - Memadukan Nuansa Alam, Petualangan dan Kenyamanan
/Foto SukabumiDailyPhoto

Menikmati Liburan sekolah di Pantai Citepus - PalabuhanRatu

Team Travel Mangrove sedang koordinasi di NR Restoran di Pantai Citepus/Foto : SukabumiDailyPhoto

Creativepreneur itu Main - main dan Dibayar Mahal

Salah Satu Team Outbond dari DJP KemenKeu di Caldera Arung Jeram - Sukabumi/Foto : SukabumiDailyPhoto
Blogger Templates