Melancong Yuk Ke Purwakarta yang Istimewa

Unplaned traveller ke Purwakarta untuk menikmati salah satu Pesona Indonesia di Jawa Barat. Kota ini memiliki daya tarik tersendiri untuk didatangi Pelancong secara dadakan, bahkan tanpa perencanaan sama sekali.
Stasiun Kereta Api Purwakarta ramai Pelancong yang baru tiba -dokpribadi
Seperti yang saya lakukan jumat kemarin, dengan menggunakan Kereta Serayu Pagi kelas Ekonomi dari Jakarta ke Purwakarta menghabiskan waktu kurang dari 2 jam. Cuman, pagi-pagi tempat nongkrong belum pada buka, akhirnya cuman muterin Situ Buleud Sri Baduga yang ternyata gak seluas yang dibayangkan, mungkin 15 menit aja keputerin pake jalan kaki.

nongki di Cafe Jadoel dengan view Taman CitraResmi -docpribadi
Siangnya nongkrong sejenak di 2 cafe yaitu Angkringan Ndeso dan Cafe Jadoel, yah lumayan nyaman sih tempatnya walo terkesan sepi, padahal itu hari libur panjang. tak lupa juga ambil gambar beberapa spot yang mana sering dijadikan spot selfie favorit dari pelancong yang datang ke Purwakarta yaitu Taman Citra Resmi dan Taman Sri Baduga atau supir angkot disana lebih terkenal Tugu Badak.
oh iya, pilihan Hotel untuk menginap disana sepertinya sedikit, tapi untungnya ada hotel yang tidak terlisting di pemesanan online sehingga masih kebagian, dan tempatnya juga apik loh dengan lokasi sangat strategis dan dekat dari Situ Buleud, tentunya dengan harga yang minimalis juga sehingga tak begitu merampok kantong.
salah satu hotel low budget di Purwakarta
Nah, sebelum pulang, setelah puas pagi-pagi muterin kota Purwakarta yang ternyata kecil, perjalanan tanpa perencanaan ini diakhiri dengan sebuah kuliner JUARA dengan lokasi di pinggiran kota Purwakarta. Cukup 2 kali naik angkot dari Situ Buleud, yaitu angkot 02 jurusan Sadang, kemudian 43 jurusan PWK - CKP.
antrian mengular di Sate Maranggi Cibungur - Purwakarta

kurang lebih 10.000 tusuk sate dihidangkan per sesi (perkiraan kotor)

Perhitungan kotor pengunjung sekitar 1000 orang per sesi -docpribadi
Sate paling juara yang kata teman melancong saya disebut kuliner terenak makanan penghuni surga itu ditemuka di pinggiran jalan Purwakarta Cikampek. Sate Haji Yetty yang justru dikenal dengan nama Sate Maranggi Cibungur, atau kata teman saya Ardhian Cikal itu mah seperti orang hajatan tiap hari, yah gimana gak gituh, itu yang makan kalo saya hitung kurang lebih 1000 orang sekali makan, atau minimal 500 orang kalo lagi hari-hari biasa.
Akhirnya, perjalanan tanpa perencanaan ini saya akhiri dengan perjalanan menggunakan Kereta dengan Tiket 6000 ke Jakarta, apa? 6000 saja untuk 4 jam lebih perjalanan? ya beneran, gimana gak bisa murah, itu naik kereta kalo berangkat dari Purwakarta sih dapet duduk, coba kalo naik dari karawang atau bekasi, dijamin cuman bisa berdiri dan bermandikan keringat sepanjang jalan, ini saya jadi inget kereta Bumi Geulis Sukabumi - Bogor jaman biyen ...
5 Responses
Blogger Templates