Sejarah dan informasi tentang Surade

Surade berasal dari sebuah nama seorang bangsawan yang mukim di daerah selatan sukabumi.  Namanya adalah Sura Hadian. beliau merupakan keturunan dari kerajaan galuh yang mengasingkan diri pada saat penjajahan belanda. Kini nama sura hadian lebih dikenal dengan kata “Surade” sehingga menjadi sebuah nama salah satu kecamatan di sukabumi selatan. 

Surade menurut wilayah termasuk ke dalam wilayah 6 Jampang Kulon yang dulu dikenal dengan Kewedanaan Jampang kulon. Meliputi beberapa desa yaitu : PasiripisBuniwangiCipeundeuyCitanglarGunung SunggingJagamuktiKadaleman •  SirnasariSukataniSwakaryaWanasari. Potensi Wisata Ujung Genteng di wilayah Ciracap turut serta membuat Surade dikenal ke seluruh penjuru dunia, selain karena menjadi daerah transit sebelum ke UjungGenteng via angkutan Umum, juga memiliki lokasi-lokasi wisata yang tak kalah menarik dengan UjungGenteng.  Disekitar kota Surade, ada 7 situs  yang bagus untuk diliat. beberapa tempat yang bisa direkomendasikan adalah 4 situs yaitu curug cikaso, curug luhur, curug ciruti dan goa gunung yang bisa dinikmati menggunakan jasa ojek untuk berkeliling.

Surade Juga merupakan wilayah paling ramai di selatan sukabumi, hal itu bisa dilihat dengan adanya ATM, yakni BRI dan ATM Bank Jabar. Beberapa Bank juga sudah membuka cabang di wilayah surade, BRI online yaitu di Kota Surade dan daerah minajaya-cibungur. Bank Jabar, Bank Danamon, Bank NISP dan Muamalat yang berinduk di kantorPos. Dengan adanya ATM dan Bank ini tentunya mempermudah transaksi dan kebutuhan uang cash bagi pengunjung.

Kegiatan IT juga cukup menggeliat dengan adanya Warung Internet yang mulai menjamur di daerah Surade, diperkirakan ada sekitar 7 Warnet yang ada di Surade.

Suatu wilayah akan maju manakala pendidikan menjadi pondasi pembangunan. Hal tersebut menjadi potensi ketika Surade telah memiliki beberapa perguruan tinggi, walau masih dalam status Kampus II atau kelas jauh. sebut saja misalnya UMMI Sukabumi Kampus II Surade, atau Universitas Syamsul Ulum kelas jauh dan beberapa kelas jauh lainnya.


Melancong Yuk Ke Purwakarta yang Istimewa

Unplaned traveller ke Purwakarta untuk menikmati salah satu Pesona Indonesia di Jawa Barat. Kota ini memiliki daya tarik tersendiri untuk didatangi Pelancong secara dadakan, bahkan tanpa perencanaan sama sekali.
Stasiun Kereta Api Purwakarta ramai Pelancong yang baru tiba -dokpribadi
Seperti yang saya lakukan jumat kemarin, dengan menggunakan Kereta Serayu Pagi kelas Ekonomi dari Jakarta ke Purwakarta menghabiskan waktu kurang dari 2 jam. Cuman, pagi-pagi tempat nongkrong belum pada buka, akhirnya cuman muterin Situ Buleud Sri Baduga yang ternyata gak seluas yang dibayangkan, mungkin 15 menit aja keputerin pake jalan kaki.

nongki di Cafe Jadoel dengan view Taman CitraResmi -docpribadi
Siangnya nongkrong sejenak di 2 cafe yaitu Angkringan Ndeso dan Cafe Jadoel, yah lumayan nyaman sih tempatnya walo terkesan sepi, padahal itu hari libur panjang. tak lupa juga ambil gambar beberapa spot yang mana sering dijadikan spot selfie favorit dari pelancong yang datang ke Purwakarta yaitu Taman Citra Resmi dan Taman Sri Baduga atau supir angkot disana lebih terkenal Tugu Badak.
oh iya, pilihan Hotel untuk menginap disana sepertinya sedikit, tapi untungnya ada hotel yang tidak terlisting di pemesanan online sehingga masih kebagian, dan tempatnya juga apik loh dengan lokasi sangat strategis dan dekat dari Situ Buleud, tentunya dengan harga yang minimalis juga sehingga tak begitu merampok kantong.
salah satu hotel low budget di Purwakarta
Nah, sebelum pulang, setelah puas pagi-pagi muterin kota Purwakarta yang ternyata kecil, perjalanan tanpa perencanaan ini diakhiri dengan sebuah kuliner JUARA dengan lokasi di pinggiran kota Purwakarta. Cukup 2 kali naik angkot dari Situ Buleud, yaitu angkot 02 jurusan Sadang, kemudian 43 jurusan PWK - CKP.
antrian mengular di Sate Maranggi Cibungur - Purwakarta

kurang lebih 10.000 tusuk sate dihidangkan per sesi (perkiraan kotor)

Perhitungan kotor pengunjung sekitar 1000 orang per sesi -docpribadi
Sate paling juara yang kata teman melancong saya disebut kuliner terenak makanan penghuni surga itu ditemuka di pinggiran jalan Purwakarta Cikampek. Sate Haji Yetty yang justru dikenal dengan nama Sate Maranggi Cibungur, atau kata teman saya Ardhian Cikal itu mah seperti orang hajatan tiap hari, yah gimana gak gituh, itu yang makan kalo saya hitung kurang lebih 1000 orang sekali makan, atau minimal 500 orang kalo lagi hari-hari biasa.
Akhirnya, perjalanan tanpa perencanaan ini saya akhiri dengan perjalanan menggunakan Kereta dengan Tiket 6000 ke Jakarta, apa? 6000 saja untuk 4 jam lebih perjalanan? ya beneran, gimana gak bisa murah, itu naik kereta kalo berangkat dari Purwakarta sih dapet duduk, coba kalo naik dari karawang atau bekasi, dijamin cuman bisa berdiri dan bermandikan keringat sepanjang jalan, ini saya jadi inget kereta Bumi Geulis Sukabumi - Bogor jaman biyen ...

Melancong Yuk ke Kasepuhan @Ciptagelar - Prolog

Lama juga gak ngeblog, etapi gak ada yang menunggu tulisan terbaru juga dari blog ini, toh untuk bacaan sendiri, paling banter yang kesasar ke Blog ini. Namun, aku harus tetep semangat ngeblog biar gak mubazir beli domain dan merawat blog bertahun-tahun.

Cerita kali ini gak mau panjang-panjang, cuman sedikit berbagi kisah rangkuman perjalanan 5 hari kemarin ke Kasepuhan Ciptagelar, di Cisolok - PalabuhanRatu, Sukabumi.

foto bareng hari terakhir setelah ngala suluh (-Foto Koleksi Kang Gustaff)
Jadi, 5 hari kemarin dapat kesempatan escape to Ciptagelar, melancong ke peradaban 6 abad yang lalu. Seperti memasuki lorong waktu dan kembali ke Jaman 600-an tahun yang lalu, namun uniknya ini nyata dan kehidupan abad ke 15 itu sudah penuh warna abad 21.

Ciptagelar yang juga bagian dari 3 Kasepuhan Adat Banten Kidul yang masih tersisa di Kab Sukabumi, yakni 2 lainnya yaitu Kasepuhan Sinarresmi dan Ciptamulya yang berada tidak berjauhan, menurut cerita baris kolot 3 Kasepuhan ini berawal dari 1 Kasepuhan yakni Ciptarasa. 

Cerita bagian-bagian dari 5 hari di Ciptagelar ini akan saya bagi dalam beberapa postingan, karena banyak banget cerita di Kampung ini. Saya harus bilang, disinilah surga content budaya, kuliner dan kehidupan di Desa yang mengacu 6 abad yang lalu.

Biar gak penasaran, bocoran dari cerita tersebut adalah, saya akan cerita kenapa bisa diculik hingga mendadak kabur dari rutinitas menuju kampung di kaki Gn HalimunSalak yang jauhnya 5 jam dari pusat Kota Sukabumi. Cerita juga akan membahas pemanfaatan Teknologi di kampung yang dianggap jauh dari peradaban kota, bahkan kota bisa jadi jauh tertinggal dari pemberdayaan masyarakat utk pemanfaatan Teknologi. Terakhir, saya juga akan bercerita tentang hal-hal unik, remehtemeh, dan sangat bagus untuk diangkat dari keseharian di Ciptagelar, minimal dari 5 hari yang saya rasakan disana.

Oke, untuk hari ini itu aja dulu ya, masih mau nyiapin tempat ngeblog yang nyaman nih :) see u

Menyusuri Surga Fotografi Kawasan Wisata Ujunggenteng

Nirwana Pantai Selatan sudah semestinya disandingkan dengan Ujung Genteng, adalah salah satu pantai terindah di pesisir selatan pulau jawa yang langsung berhadapan dengan liarnya samudera Hindia.

Artikel dan cerita-cerita perjalanan tentang Ujung Genteng begitu berserakan di dunia maya, ini membuktikan bahwa kawasan wisata alam pantai selatan Ujung Genteng sudah telah lama dinikmati oleh semua orang.

Kawasan Pantai Cibuaya, Sebuah cekungan pantai di Ujunggenteng yang indah dan masih alami/Foto:SukabumiToday
Kompas sebagai salah satu media mainstream telah melakukan ekspedisi pesisir selatan jawa, dan Ujung Genteng menjadi salah satu daya tarik ekspedisi di Selatan sukabumi selain pelabuhan ratu. Cerita ekspedisi tersebut bisa dibaca di catatan ekspedisi kompas, namun begitu banyak yang belum di eksplorasi mengingat banyaknya lokasi menarik dan sempitnya waktu yang digunakan team kompas dalam ekspedisi tersebut. 

Namun yang menjadi catatan menarik adalah, potensi wisata Ujung Genteng ternyata masih banyak yang belum kenal bagi mayarakat Jakarta, Bandung apalagi kota-kota lain di Indonesia. Jalan yang kurang baik, serta jarak yang cukup jauh dari pusat kota menjadi salah satu alasa yang membuat orangberpikir dua kali menuju daerah tersebut.

Namun, Ujung Genteng tentunya tidak akan mengecewakan para pengunjungnya yang sudah bersusah payah menyempatkan diri berkunjung. Berbagai lokasi yang menarik dan eksotis dengan sendirinya melenyapkan lelah setelah perjalanan menuju lokasi.

Ujung Genteng dengan pesisir pantainya yang panjang dan pasir yang begitu putih bersih menjadi wajar dinyatakan ebagai Nirwana Pantai Selatan. Ombak Tujuh yang menjadi primadona peselancar mancanegara karena ombaknya yang berurutan tujuh ombak dan tinggi. Pangumbahan selain terkenal dengan pasirnya yang putih menjadi tujuan para penyu Hijau untuk bertelur, sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk menjadi saksi bagi binatang yang dilindungi ini dalam berkembang biak. Hutan perawan Cikepuh, dengan kondisi yang alami dan masih belum terjamah manusia menambah daya tarik yang penuh misteri.

masih banyak cerita menarik tentang wisata Ujung Genteng sebagai salah satu surga dunia di selatan pulau jawa, menunggu kita untuk menyaksikan Keagungan Pencipta untuk menjadi nilai Kekaguman pada-Nya.

Soal Ujian Praktek SIK Kelas A Sabtu 30 Januari 2016 S1 Keperawatan STIKESMI



Berikut ini diketahui Data BPS tahun 2012 tentang Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia.

Dari data tabel diatas, mahasiswa diminta menyajikan kembali data berupa tabel dan diubah menjadi grafik menggunakan aplikasi excell, kemudian Tabel, dan Grafik  disajikan ke slide presentasi berupa file ppt/pptx.

Dari sajian grafik data kesehatan, mahasiswa diminta membuat analisa Data tersebut dengan motede perbandingan, sajikan dalam bentuk narasi penyajian teks informasi dari data tabel yang terdiri dari tema, data dan opini.

Sajikan Informasi Kesehatan hasil analisa diatas kedalam powerpoint sebanyak 5 slide yang memenuhi unsur Judul, Pendahuluan & tinjauan teori, tabel & Grafik, analisa data, kesimpulan.

Slide presentasi format .ppt/.pptx  dikirim via email ke abah.oryza@gmail.com dengan SUBJECT : Nama Mahasiswa - Ujian Praktek SIK, Misal : Meli - Uprak SIK 2016

SIFAT : Terbuka utk cari literatur di Internet - DILARANG BekerjaSAMA


Selamat mengerjakan!